Analisis Investasi ICO ArcBlock: Platform Blockchain 3.0


Laman ini adalah tampilan standar. Akses versi seluler cepat laman ini di: Analisis Investasi ICO ArcBlock: Platform Blockchain 3.0 (untuk menghemat pemakaian data).

We have English translation here: Steemit Kubisnis

Initial Coin Offering (ICO) adalah mekanisme pengumpulan dana dengan cara menerbitkan token atau koin digital (disebut koin apabila mempunyai blockchain sendiri, disebut token apabila “menumpang” di blockchain ethereum atau ERC-20 token) untuk mendanai proyek/perusahaan. Pada tulisan kali ini, penulis ingin menilai apakah ICO ArcBlock merupakan investasi yang memiliki prospek cerah. Penilaian ini dilakukan dengan cara studi dokumen dan analisis sederhana berdasarkan informasi yang diperoleh dari situs web resmi ArcBlock. Disclaimer: Penulis bukan seorang programer maupun konsultan investasi. Penulis tidak menyarankan maupun tidak bertanggung jawab atas keuntungan maupun kerugian dari investasi pada ICO ini. Tulisan ini hanya sebatas informasi yang mungkin saja salah dan bisa diikuti ataupun diabaikan tanpa ada paksaan.

Apa itu ArcBlock?

ArcBlock merupakan sebuah platform komputasi untuk membangun dan menjalankan aplikasi terdesentralisasi (dapps) untuk digunakan oleh berbagai teknologi blockchain yang lain seperti Ethereum dan Hyperledger. Meskipun dapps dapat dibangun di atas platform Ethereum, akan tetapi blockchain Ethereum tidak dapat memproses transaksi secara cepat. Ethereum hanya mampu memproses 15 transaksi per detik, sedangkan ArcBlock didesain untuk dapat memproses lebih dari 100.000 transaksi setiap detik.

Proyek ArcBlock ini bertujuan untuk menyelesaikan masalah teknologi blockchain sebelumnya:

  • Performa yang buruk, saat ini hampir semua teknologi blockchain memiliki masalah skalabilitas terutama jumlah transaksi per detik yang sangat rendah.
  • Tidak user-friendly, bahkan berbagai dompet mata uang digital masih sulit digunakan untuk pengguna umum.
  • Biaya yang tinggi, teknologi blockchain kebanyakan memiliki biaya transaksi yang tinggi akibat skalabilitas yang rendah.
  • Tidak portable, maksudnya aplikasi yang dibuat hanya spesifik untuk satu teknologi blockchain saja. Developer tidak bisa dengan bebas berganti platform dan tidak bisa menggunakan lebih dari satu platform.
  • Tingkat adopsi rendah, saat ini dapps hanya dibuat dan digunakan kalangan terbatas.

arcblock-infrastructure

Perhatikan gambar di atas. Gambar di atas merupakan gambaran arsitektur ArcBlock secara sederhana. Bagian utama dari arsitektur ArcBlock ini adalah Blocklet dan Open Chain Access Layer. Blocklet merupakan protokol aplikasi level tinggi yang dapat melakukan mengakses dan melakukan komputasi on-chain maupun off-chain. Blocklet juga dapat menangani aset dan sumber daya, seperti dokumen, foto, video, dll. Blocklet dapat melakukan komputasi on-chain pada berbagai platform blockchain melalui Open Chain Access Layer, saat ini layer tersebut telah memiliki tiga adapter blockchain, yaitu Bitcoin, Ethereum, dan Hyperledger.

Secara sederhana ide dari proyek ini adalah mempercepat transaksi per detik dengan melakukan komputasi secara off-chain, namun tetap melakukan komputasi on-chain pada bagian yang tidak “cocok” menggunakan komputasi off-chain tersebut.

ArcBlock Token (ABT)

ICO akan menerbitkan token ABT dengan nilai tukar 1 ETH = 1900 ABT atau 1 CMT = 0,46 ABT. Token ABT ini nantinya digunakan untuk membayar biaya penggunaan platform ArcBlock. Token ABT ini nantinya akan dikaitkan dengan ERC20 Ethereum dengan perbandingan 1:1. Hal ini berguna untuk memberikan “nilai intrinsik” pada token ABT sekaligus nantinya ABT dapat menggunakan fitur-fitur ERC20.

like-fb-kubisnis

Apabila Anda menyukai artikel KuBisnis, bantu KuBisnis untuk tumbuh di www.facebook.com/KuBisnis/

Distribusi token:

  • Volume: 186.000.000 ABT (semua token sudah eksis, tidak perlu lagi ada mining)
  • Penjualan: 45%
  • Marketing dan partner: 8%
  • Dev: 15%
  • Community “miner”: 32%

Menilai situs web ArcBlock

Terdapat tiga hal yang menjadi sorotan penulis, yaitu (1) kualitas whitepaper, (2) Roadmap dan rencana lima tahun, (3) dan profil tim. Yang pertama, kualitas whitepaper ArcBlock termasuk sangat baik dibandingkan dengan whitepaper ICO kebanyakan. Whitepaper ArcBlock menjelaskan dengan detil dan menggunakan berbagai gambar skema yang mempermudah investor untuk memahami teksnya. Selain itu, whitepaper memiliki format yang baik seperti pada literatur akademis.

Yang kedua, ArcBlock memberikan jadwal rencana kerja mereka dengan sangat detil. Hal ini memberikan kesan bahwa mereka telah merencanakan dan menyiapkan segalanya secara matang. Apabila semuanya dapat dieksekusi tepat waktu tanpa kendala, maka nilai platform ini dapat dipastikan akan menjadi sangat tinggi.

arcblock-meeting

Pada bagian terakhir ditampilkan banyak foto para anggota tim ArcBlock yang ditautkan dengan id linkedin mereka. Hal ini sangat penting karena identitas mereka sudah dapat diketahui publik sehingga kecil kemungkinan akan terjadi penipuan. Terlebih lagi tim ArcBlock terlihat sudah sangat mumpuni dalam teknologi blockchain. Oleh karena itu kesimpulan dari analisis situs web ini, ABT merupakan investasi yang cukup valid.

Menilai ArcBlock dari opini “pakar”

Pakar yang penulis maksud adalah blogger, vlogger, youtuber, dan sejenisnya yang sudah lama berkutat di konten tentang mata uang digital. Mereka tentunya sudah tidak asing lagi dengan ICO dan startup blockchain sehingga dapat memberikan masukan sebagai bahan pertimbangan. Ketika menelusuri forum dan situs yang mengulas ArcBlock, situs-situs rating memang umumnya memberikan rangking yang tinggi pada ICO ini, misalnya:

  • ICOrating menilai “stable” dan ICODrops menilai “very high.”
  • Ian Balina, seorang pakar ICO menempatkan ArcBlock ke dalam peringkat 3 portfolionya dengan memberikan nilai ALL-STAR (nilai 87,52%).
  • Top 7 ICO menempatkan ArcBlock pada posisi 7.

Valuasi sederhana token ABT

Pada bagian ini penulis akan mencoba menghitung (1) jumlah token yang terbit berdasarkan penjualan, (2) faktor dilusi, (3) harga dalam ETH, dan (4) harga dalam fiat.

ABT-distribution

Berdasarkan tabel terlihat bahwa ada perbedaan perhitungan dari alokasi yang direncanakan sebesar 45% (83.700.000 ABT) dengan kalkulasi berdasarkan alokasi ETH dan CMT yang ditetapkan (77.810.000 ABT) saat penjualan. Perbedaan ini bisa disebabkan karena persentase yang digunakan kurang dari nilai maksimum yang sebesar 45%.

Faktor dilusi sebesar 2.39x artinya dana sebenarnya hanya terkumpul untuk menerbitkan 77.810.000 ABT, namun ABT yang diterbitkan 2.39x lebih banyak, yaitu 186.000.000 ABT. Akibatnya harga 1 ABT yang sebesar 0.00050 ETH turun menjadi 0.00021 ETH. Kapitalisasi pasar tercatat sebesar USD 35.010.000.

Memang secara sekilas terlihat bahwa ICO ini membuat nilai investasi terdilusi sangat tinggi, akan tetapi dengan kapitalisasi pasar yang hanya USD 35.010.000 untuk sebuah platform. Kapitalisasi pasar ini bisa dikatakan sangat rendah dan sangat berpotensi untuk naik. Terlebih lagi sekarang pasar sedang menggemari ICO bertemakan platform, sehingga bisa diperkirakan kapitalisasi pasar ABT paling tidak berada di 20 besar coinmarketcap.

Kesimpulan investasi token ABT

Berinvestasi di ICO merupakan pilihan perjudian yang penuh risiko. Pengembang ArcBlock ini belum tentu akan dapat meluncurkan produk yang berfungsi tepat waktu dan dapat diterima oleh target pasar. Akan tetapi, apabila mereka mampu menepati janjinya maka return sebesar ribuan persen dapat anda terima. Yang jelas penulis berencana akan membeli koin ini nantinya, karena:

  • Ini adalah proyek yang dikerjakan oleh tim yang handal
  • Proyek ini menyelesaikan masalah skalabilitas platform blockchain
  • Proyek ini membangun ekosistem dan komunitas
  • Harga token yang murah
  • Proyek ini sangat seksi di mata investor dan trader

Untuk keterangan lebih lanjut dapat mengunjungi tautan berikut ini:

Ditulis oleh: mu_enrico

Referensi
  1. ArcBlock Foundation, 2017, “ArcBlock White Paper,” ArcBlock.io, https://www.arcblock.io/file/whitepaper/WhitePaperEnV2_en-US.pdf?v=4 (diakses 03 Februari, 2017).
  2. ArcBlock Foundation, 2017, “Scorum Rating Review ArcBlock.io, https://www.arcblock.io/ (diakses 03 Februari, 2017).

Kutip artikel ini:
Kontributor KuBisnis, 2018, "Analisis Investasi ICO ArcBlock: Platform Blockchain 3.0," Artikel KuBisnis, https://www.kubisnis.com/analisis-investasi-arcblock/ (diakses pada 10 Dec 2018).

Artikel Terkait:

Artikel ini bukan yang Anda butuhkan?
Anda bisa mengirimkan saran pada KuBisnis di akun fb/twitter/google kami di @KuBisnis.
Topik dengan voting komentar terbanyak akan mendapatkan prioritas dibuatkan artikel.