KuBisnis

Ulasan simplyBrand: Platform Pendeteksi Pemalsuan Produk Bermerek

Laman ini adalah tampilan ponsel kilat. Akses versi lengkap laman ini di: Ulasan simplyBrand: Platform Pendeteksi Pemalsuan Produk Bermerek (untuk mengaktifkan menu dan desain).

English version available on steem.it and medium

Pemalsuan produk-produk bermerek, terutama pada e-commerce, merupakan masalah klasik yang belum dapat diselesaikan. Bahkan pada tahun 2017 yang lalu, tercatat kerugian akibat pemalsuan ini adalah sebesar $323 milyar, yang membuat bisnis pemalsuan ini adalah bisnis yang paling menguntungkan. Untuk mengatasi masalah pemalsuan ini, simplyBrand Inc. kemudian membuat proyek platform simplyBrand. Platform ini menggabungkan konsep tokenomi berbasis blockchain dan kecerdasan buatan untuk mendeteksi penjual-penjual online yang menjual produk palsu. Sangat menarik untuk membahas proyek ini karena proyek simplyBrand memadukan crowdsource untuk mengumpulkan informasi, kecerdasan buatan untuk memproses informasi, dan blockchain untuk pencatatan informasi dan mekanisme insentif.

Disclaimer: Penulis bukanlah seorang programer blockchain maupun konsultan investasi. Penulis tidak menyarankan maupun tidak bertanggung jawab atas keuntungan maupun kerugian dari investasi pada ICO ini. Tulisan ini hanya sebatas informasi, bukan saran finansial.

Daftar isi

Artikel ini membahas: (1) Konsep Bisnis; (2) Strategi Marketing; (3) Team simplyBrand; dan (4) Kelayakan Investasi.

Konsep Bisnis simplyBrand

Merek dagang ternama akan meminta perlindungan dari layanan platform simplyBrand, sebagai gantinya simplyBrand akan mendapatkan upah dan gratifikasi produk pada ekosistem yang akan digunakan sebagai hadiah kepada para pelapor pemalsuan. Konsep bisnis ini cukup sederhana dan cukup realistis. Secara lebih detil, konsep token SBA adalah sebagai berikut:

Oleh karena itu, dengan adanya kolaborasi yang saling menguntungkan dan permintaan-penawaran token yang dibutuhkan untuk staking, membeli produk di marketplace, dan menggunakan jasa perlindungan merek. Maka, secara otomatis akan tercipta kegiatan ekonomi akibat adanya token SBA dalam platform. Hal ini disebut dengan tokenomi.

Desain Token

Token simplyBrand (SBA) adalah token yang diluncurkan pada platform ethereum. Token ini menggunakan standar ERC-20 dengan total suplai 1.000.000.000 SBA dengan alokasi:

Apabila Anda menyukai artikel KuBisnis, bantu KuBisnis untuk tumbuh di www.facebook.com/KuBisnis/

Token yang dijual hanya sebanyak 16%. Hal ini disebabkan karena ICO digunakan untuk mencari likuiditas dan komunitas, bukan hanya untuk mengembangkan produk (karena proyek ini sudah memiliki produk). Sebagian besar token cadangan ini nantinya dapat dibeli oleh perusahaan pemilik brand yang menggunakan ingin menggunakan jasa simplyBrand. Sebanyak 20.000.000 SBA akan digunakan untuk kampanye bounty.

Proyek ini tercatat juga tepat waktu dalam memberikan Proof of Concept yang dapat diakses di http://poc.simplybrand.io/ImpactCalculator.html dan https://dapp.simplybrand.io/login.html

Crowdsourcing online, yaitu saat di mana pengguna dapat melakukan staking dan mulai “bekerja” melakukan verifikasi produk dan mendapatkan upah SBA, dijadwalkan akan mulai pada November 2019.

Strategi Marketing simplyBrand

Dalam memasarkan produknya dan mengakuisisi pengguna, simplyBrand mengadakan ICO, kampanye bounty, dan aktif dalam berbagai konferensi. Hal ini merupakan strategi umum yang cukup efektif digunakan oleh startup berbasis teknologi blockchain. Suatu hal yang sangat menarik adalah simplyBrand bermitra dengan COBINHOOD yang merupakan exchange kecil yang cukup populer.

simplyBrand tercatat mengikuti acara Blockchain Live 18 yang digelar mulai tanggal 26 September 2018 di London:

Selain itu mereka juga mengikuti acara Eleven Global Meetup yang digelar 7 Desember 2018 di Hong Kong:

Team simplyBrand

simplyBrand sebenarnya sudah lama dirintis oleh Kaufman Chang dan Ronnie Ng sejak 2013, meskipun masih berupa perusahaan data intelijen. Keduanya merupakan lulusan MBA dari Chicago Booth School of Business dan sudah berpengalaman dalam bisnis ini. Berdasarkan hasil analisis video sederhana, penulis melihat bahwa team simplyBrand menggunakan identitas yang asli sehingga sangat kecil kemungkinannya proyek ini nantinya berujung scam. Berikut ini adalah cuplikannya:

Kelayakan Investasi

Proyek simplyBrand ini memiliki risiko yang relatif rendah karena ICO lebih bertujuan untuk mendapatkan basis pengguna dan memberi tenaga pada ekosistem yang baru (pengguna ikut serta melatih AI untuk membedakan antara produk yang asli dengan yang palsu untuk mendapatkan token SBA).

Setelah melakukan riset sederhana, penulis rasa ICO ini BUKAN scam, karena:

Fakta-fakta di atas menunjukkan bahwa token simplyBrand ini layak untuk anda koleksi dan kecil kemungkinannya bahwa proyek ini adalah proyek scam. Namun bukan berarti investasi pada token ini akan bebas risiko karena kesuksesan produk ini dipengaruhi oleh partisipasi komunitas dalam melatih kecerdasan buatan simplyBrand.

Penulis: mu_enrico
ETH: 0x802547e53357A5cD9FA39bD1EC631C4744E4685F

Kutip artikel ini:
Kontributor KuBisnis, 2018, "Ulasan simplyBrand: Platform Pendeteksi Pemalsuan Produk Bermerek," Artikel KuBisnis, https://www.kubisnis.com/simplybrand-platform-pendeteksi-pemalsuan-produk-bermerek/ (diakses pada 24 Jan 2019).

Artikel Terkait:

Indeks Artikel

· © 2018 KuBisnis · Semua konten tulisan, gambar, dan video pada situs ini adalah hak cipta KuBisnis, kecuali dinyatakan khusus secara tertulis ·