Bagaimana Cara Mengamankan Saldo Bitcoin Anda


Laman ini adalah tampilan standar. Akses versi seluler cepat laman ini di: Bagaimana Cara Mengamankan Saldo Bitcoin Anda (untuk menghemat pemakaian data).

English version available on steem.it and medium

Your keys, your Bitcoin; not your keys, not your Bitcoin.” Kutipan yang dipopulerkan oleh Andreas Antonopoulos[1] ini selalu bergema di kepala saya setiap kali saya mendengar tentang exchange yang dihack atau dicuri. Terdapat bahaya dari titik sentral dan akun kustodian yang seingkali kita abaikan. Mari kita tengok kembali apa yang baru-baru ini terjadi.

Masalah pada Exchange

Cryptopia pada 14 January

Cryptopia, yang beroperasi sejak 2014, “terkena pembobolan yang berakibat pada kerugian yang signifikan.”[2]

QuadrigaCX pada 31 January

QuadrigaCX, yang beroperasi sejak 2013, tidak dapat mengakses atau tidak mengetahui lokasi cold wallet yang mengakibatkan masalah likuiditas.[3]

Kedua exchange bukanlah pemain kecil yang dapat anda tebak bisa terjadi inkompetensi terkait dengan operasi mereka. Mereka adalah exchange yang tua dan memiliki reputasi dalam bisnis ini, tapi masih saja pengguna kehilangan uangnya. Kejadian-kejadian ini adalah kenyataan pahit (lagi) untuk para kripto enthusiast agar sadar dan lalu menyimpan dana hanya di dompet pengguna, bukan di exchange.

Lalu bagaimana jika anda adalah seorang trader ingin menukar Bitcoin ke altcoin? Yah, untuk masalah kedua, menurut saya anda bisa melakukan deposit, melakukan trading, dan segera keluar dari exchange. Anda tidak perlu untuk menyimpan dana anda terlalu lama di exchange. Risiko untuk terkena peretasan untuk kemudian uang anda hilang, tidak sebanding dengan usaha anda untuk selalu segera memindahkan dana ke dompet. Atau mungkin juga anda bisa menggunakan ShapeShift untuk mempermudah aktivitas ini. Kalau untuk trader mungkin anda sebaiknya hanya menyimpan sejumlah uang yang dapat pertaruhkan (tidak apa-apa kalau hilang). Saya mengetahui beberapa orang trader sukses yang hanya trading beberapa menit lalu keluar. Memang cara-cara ini bukanlah solusi yang sempurna. Sementara ini saya juga masih menunggu adanya decentralized exchange (DEX) untuk menjadi lebih baik, sebab sampai saat ini DEX juga mempunyai risiko keamanan (biasanya terkait smart contract).

aantonop-privkey

Sumber: Youtube.com

Tentang Private Key

Kadang kita merasa terlalu pintar untuk menyimpan private key dengan cara lama, yaitu menulis 12-24 frasa di atas secarik kertas, lalu menyimpannya di tempat yang aman. Kalau cerita QuadrigaCX tentang bagaimana mereka kehilangan akses terhadap cold wallet-nya itu benar (yang saya ragukan kebenarannya), maka kebodohan ini sebenarnya bisa terjadi di lingkup perusahaan. Solusinya sungguh mudah, simpan paper wallet dan hardware wallet di brankas atau safe deposit box bank. Sehingga, apabila ada hal yang buruk menimpa anda, seseorang bisa membuka brankas dengan paksa. Atau, anda bisa mempekerjakan Jeff Sitar 🙂

like-fb-kubisnis

Apabila Anda menyukai artikel KuBisnis, bantu KuBisnis untuk tumbuh di www.facebook.com/KuBisnis/

Saya mendengar banyak orang menggunakan USB flahsdisk yang dienkripsi atau alat-alat khusus lainnya. Akan tetapi, saya tidak menyukai ide ini karena hal ini (masih) juga membutuhkan anda untuk menulis password anda (dan langkah tambahan lainnya). Hal ini hanya menambah kompleksitas yang tidak dibutuhkan pada dompet bitcoin yang sudah sangat aman bila digunakan secara benar. Apabila hanya digunakan sebagai media penyimpanan private key, maka flashdisk atau hardware wallet juga rentan hilang atau dicuri, sementara itu selembar kertas kadang luput dari perhatian pencuri. Masa pakai alat-alat elektronik yang terbatas juga menjadi risiko tersendiri. Kehandalan memori dapat hilang seiring berjalannya waktu yang dapat mengakibatkan perangkat menjadi corrupt. Sehingga menurut pendapat saya, pena dan kertas masih menjadi solusi yang terbaik, kecuali anda adalah pengrajin yang mampu memahat private key di atas permukaan kayu atau logam.

Akhir kata, cara terbaik untuk menyimpan aset digital anda adalah dengan memiliki private key, tulis pada selembar kertas, dan simpan di tempat yang aman. Ingat “your keys, your Bitcoin; not your keys, not your Bitcoin.

Referensi:
[1] https://www.youtube.com/watch?v=vt-zXEsJ61U
[2] https://twitter.com/Cryptopia_NZ/status/1085084168852291586
[3] https://www.quadrigacx.com/

Kutip artikel ini:
Kontributor KuBisnis, 2019, "Bagaimana Cara Mengamankan Saldo Bitcoin Anda," Artikel KuBisnis, https://www.kubisnis.com/bagaimana-cara-mengamankan-saldo-bitcoin-anda/ (diakses pada 21 Feb 2019).

Artikel Terkait:

Artikel ini bukan yang Anda butuhkan?
Anda bisa mengirimkan saran pada KuBisnis di akun fb/twitter/google kami di @KuBisnis.
Topik dengan voting komentar terbanyak akan mendapatkan prioritas dibuatkan artikel.