KuBisnis

Cara Memulai Bisnis Online

Laman ini adalah tampilan ponsel kilat. Akses versi lengkap laman ini di: Cara Memulai Bisnis Online (untuk mengaktifkan menu dan desain).

Terdapat berbagai jenis di dalam bisnis online, seseorang dapat menjual berbagai jenis produk barang dan jasa menggunakan sistem online, namun ada beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum memulai bisnis online:

Sebelum Memulai Bisnis Online

1. Apakah (ide) produk dan jasa dapat dikirim?
Hal ini mungkin adalah hal pokok sebelum seseorang memulai bisnis online. Ia sebaiknya tahu bahwa ciri khas dari bisnis online adalah produk dan jasa tersebut dapat diperoleh (digunakan) dengan hanya klik/sms/instant messaging dari seluruh pelosok Indonesia. Online berarti bisnisnya akan terhubung secara nasional (bahkan internasional) asalkan ada koneksi internet.

Hal ini membuat tidak semua bisnis cocok menggunakan sistem online. Bisnis lokal seperti kafe, restoran, otomotif, dll, mungkin tidak mendapatkan manfaat sebesar bisnis fashion, aksesoris, dll, yang dapat menggunakan jasa kurir untuk mengantar barang ke pengguna.

2. Apakah anda memiliki kemampuan untuk mengelola saluran online?
Saluran (channel) di sini adalah sosial media (facebook, instagram, twitter), website, marketplace (kaskus, tokopedia, bukalapak), dll. Seseorang semestinya tahu bahwa mengelola saluran tersebut membutuhkan usaha ekstra yang besar. Untuk membuat katalog misalnya, Ia harus rajin-rajin foto, edit, dan mengupdate katalog. Belum lagi untuk menangani pesanan dan pertanyaan dari pengguna.

Bisnis online | Photo by Henripontes is licensed under CC-BY-SA-3.0

Apabila anda merasa memiliki kemampuan untuk mengelola saluran tersebut, mulailah dengan yang termudah, yaitu sosial media dan marketplace. Jangan buru-buru membuat website karena tingkat kesulitan membuat dan mengelola website cukup tinggi.

Apabila kedua hal tersebut di atas belum sesuai untuk anda, mungkin bisnis anda memang belum saatnya untuk menjadi bisnis online. Jangan khawatir, karena bisnis bisa berkembang tanpa menggunakan sistem online. Apabila kedua hal tersebut dapat dipenuhi, maka lanjutkan membaca artikel cara memulai bisnis online ini. Untuk dapat memulai bisnis online, ikutilah langkah-langkah berikut ini.

Langkah-Langkah Memulai Bisnis Online

1. Membuat konten promosi yang jelas, sederhana, dan menarik
Tahap pertama dalam mempromosikan bisnis adalah membuat konten promosi yang jelas, sederhana, dan menarik. Jelaskan produk dengan sederhana tanpa mengurangi detail, jelaskan bagaimana produk akan dapat mengatasi masalah pengguna, jelaskan cara pemesanan, harga, garansi, dan testimoni produk. Mungkin saat pertama kali seseorang membuat promosi ini, ia akan membuat konten yang sangat panjang, hindari hal ini! Posisikan diri dari sudut pandang pengguna, tanyakan kepada kerabat terdekat apakah konten yang sudah kita buat sudah baik.

2. Membuat website yang mudah digunakan
(Apabila anda memilih untuk tidak membuat website, lompat ke poin 4). Ingat bahwa kita membuat website untuk pengguna, bukan untuk mesin pencari, sehingga website mestinya memudahkan pengguna. Penulis tahu bahwa membuat website menjadi SEO friendly adalah penting, untuk itu lakukan optimisasi SEO yang tidak mempengaruhi kenyamanan pengguna. Buatlah website yang ringan, navigasi yang jelas, dan sistem pemesanan (keranjang belanja) yang mudah.

Keranjang belanja | Photo by HebiFot is not licensed (Public Domain)

3. Arahkan traffic melalui mesin pencari
(Apabila anda memilih untuk tidak membuat website, lompat ke poin 4). Gunakan google adwords yang dibantu dengan optimasi konten web yang baik untuk mendapatkan rangking mesin pencari yang baik. Google adwords dengan Pay Per Click (PPC) adalah esensial untuk website yang baru, seseorang mungkin akan mengeluarkan dana promosi yang cukup besar untuk ini. Memulai bisnis online dengan membuat website memang memerlukan dana yang ekstra.

Apabila Anda menyukai artikel KuBisnis, bantu KuBisnis untuk tumbuh di www.facebook.com/KuBisnis/

4. Bangun reputasi bisnis online anda
Setelah pengunjung memulai berdatangan ke konten online, seseorang mungkin akan mendapatkan pesanan. Lakukan proses dengan profesional sehingga pengguna akan terkesan dengan keahlian bisnisnya. Apabila banyak pengguna yang terpuaskan, ia akan mulai mendapatkan hasil dari jerih payahnya.

Trust | Photo by birgerking is licensed under CC-BY-2.0

5. Rajinlah berinteraksi dengan pengguna
Hal ini memang sepertinya sepele namun akan sangat “powerfull” apabila diterapkan. Pengguna yang nge-fans dengan bisnis online seseorang akan menjadi “fanboy” dan tenaga promosi gratis baginya. Sapalah pengguna melalui akun sosial media, ataupun dengan media lain (bergantung dengan segmen bisnis kita).

Kutip artikel ini:
Kontributor KuBisnis, 2015, "Cara Memulai Bisnis Online," Artikel KuBisnis, https://www.kubisnis.com/cara-memulai-bisnis-online/ (diakses pada 17 Oct 2018).

Artikel Terkait:

Indeks Artikel

· © 2016 KuBisnis · Semua konten tulisan, gambar, dan video pada situs ini adalah hak cipta KuBisnis, kecuali dinyatakan khusus secara tertulis ·