Panduan Optimasi Meta Tag Situs Web | SEO #2


Laman ini adalah tampilan standar. Akses versi seluler cepat laman ini di: Panduan Optimasi Meta Tag Situs Web | SEO #2 (untuk menghemat pemakaian data).

Meta tag adalah label yang menyediakan metadata (informasi tentang data) dokumen HTML. Metadata ini tidak ditampilkan ketika pengguna menelusuri situs web, akan tetapi ada pada source code halaman situs web. Sangat penting untuk melakukan optimasi meta tag situs web, karena pada bagian ini terdapat informasi utama yang digunakan oleh mesin pencari untuk mengindeks website seseorang. Melakukan optimalisasi meta tag bukan berarti berbuat curang, akan tetapi berupaya untuk membuat meta tag (sebisa mungkin) mencerminkan konten dari halaman situs web. Meta tag sudah dioptimisasi akan membuat website memiliki peringkat SEO yang lebih baik pada mesin pencari, baik itu Google, Bing, Yahoo, dll.

Daftar isi

Panduan optimasi meta tag ini membahas (1) pedoman optimasi SEO meta tag; dan caranya, yaitu dengan mengoptimalkan: (2) judul halaman situs web; (3) deskripsi meta (meta description); (4) kata kunci meta (meta keywords); dan ditutup dengan (5) kesimpulan dan saran.

Pedoman Optimasi SEO Meta Tag

Optimisasi SEO meta tag bukan bertujuan untuk mencari kombinasi “sempurna” kepadatan kata kunci (en: keyword density), akan tetapi bertujuan untuk memberikan informasi singkat yang sesuai dengan konten halaman situs web pada mesin telusur. Isi pada meta tag nantinya akan digunakan oleh mesin pencari untuk menampilkan snippet website. Perhatikan hasil pencarian berikut ini.

contoh-snippet-google

Contoh snippet Google

Perhatikan pada judul dan deskripsi halaman depan, situs ini tidak menggunakan trik-trik yang mencoba untuk spamming kata kunci. Lihat pada judul maupun pada deskripsi, semua hanya bertujuan untuk memberikan keterangan tentang isi dari halaman yang dituju. Kata ” | SEO #2 • KuBisnis” hanyalah template lokasi halaman situs web ini, karena KuBisnis memiliki bagian artikel (dengan berbagai tema) dan bagian portal. Google telah memiliki pengalaman bertahun-tahun untuk mencegah manipulasi rangking. Ditambah lagi dengan kapasitas infrastruktur dan sumber daya manusianya saat ini, penulis sarankan anda untuk tidak mencoba memakai trik-trik manipulasi.

Lalu berapa porsi waktu yang sebaiknya seseorang habiskan untuk bermain-main dengan meta tag? Jawabannya adalah sedikit, mungkin sekitar 5-10% dari waktu keseluruhan untuk membuat satu halaman website. Bahkan, Matt Cutts mengatakan bahwa optimalisasi mesin pencari Google (SEO) yang mencoba membuat meta tag “sempurna” sudah usang. [1] Saat ini fokuslah untuk membuat judul dan deskripsi yang menarik untuk diklik oleh pengguna, ketika hasil pencarian memuat snippet situs web. Tutorial seo ini akan menjelaskan bagaimana anda membuat dan mengerti meta tag di bawah ini:

<!DOCTYPE html>
<html>
  <head>
	<!-- Perhatikan isi html title di bawah ini -->
	<title>Panduan Optimasi Meta Tag Situs Web | SEO #2 &bull; KuBisnis</title> 
	<!-- Awal metadata -->
	<!-- Perhatikan isi deskripsi meta di bawah ini -->
	<meta name="description" content="Panduan optimasi meta tag ini membahas semua hal penting tentang optimisasi metadata SEO, yaitu: judul, deskripsi meta, dan kata kunci meta."/>
	<meta name="robots" content="noodp"/> <!-- <<-- Bahasan artikel SEO #1 -->
	<!-- Perhatikan isi kata kunci meta di bawah ini -->
	<meta name="keywords" content="optimisasi meta, deskripsi meta, meta keywords"/> 
	<!-- Meta data lain (opsional), misalnya untuk Facebook dan Twitter -->
	<!-- Akhir metadata -->
  </head>
  <body>
  </body>
</html>

Judul Halaman Situs Web (Title)

Sebenarnya HTML “title” bukanlah metadata karena akan ditampilkan pada jendela browser. Akan tetapi, judul HTML sudah sangat umum dianggap “sepaket” dengan pembahasan meta tag. Menentukan judul halaman web sangat penting karena judul akan digunakan untuk snippet, yang dapat diklik pada halaman hasil pencarian. Terkadang Google mengganti judul pada snippet hasil pencarian dengan menggunakan h1 atau h2. Hal ini disebabkan karena algoritma Google menganggap h1 atau h2 halaman situs web tersebut lebih relevan dengan hasil pencarian. Untuk meminimalkan pemilihan ini, samakan h1 dengan judul website.

Ada beberapa kriteria untuk membuat judul halaman website yang baik, yaitu: [2]

  • Relatif pendek.
  • Mendeskripsikan halaman dengan baik (akurat).
  • Relevan dengan query yang diinput oleh pengguna.

Google biasanya menampilkan 50-60 karakter pertama pada judul halaman web. Apabila kita menulis judul kurang dari 55 karakter, maka setidaknya ada 95% peluang judul dapat ditampilkan dengan baik. [3]

Kemudian pikirkan apa sebenarnya query yang diketik oleh pengguna. Misalnya pengguna biasanya mengetik “cara membuat meta tag yang baik,” tetapi halaman website seseorang memiliki judul “panduan optimasi meta tag situs web.” Ini membuat query yang diketikkan oleh pengguna tidak cocok dengan judul yang ia tawarkan. Walaupun Google memiliki algoritma untuk mencari persamaan kata (sinonim), akan tetapi hal ini mungkin tidak dilakukan terus menerus. Sehingga akan lebih baik apabila query sesuai dengan judul halaman situs web.

like-fb-kubisnis

Apabila Anda menyukai artikel KuBisnis, bantu KuBisnis untuk tumbuh di www.facebook.com/KuBisnis/

<!DOCTYPE html>
<html>
  <head>
	<title>Panduan Optimasi Meta Tag Situs Web | SEO #2 &bull; KuBisnis</title> 
  </head>
  <body>
  </body>
</html>

Mengapa halaman ini tidak menggunakan query “cara membuat meta title, dll.” Ini karena persaingan kata kunci tersebut sudah padat, juga karena penulis ingin judul halaman web ini tampak cantik ketika disusun dalam indeks artikel KuBisnis. SEO bukan segala-galanya kawan!

seo-meta-tag

Ilustrasi SEO meta tag | Photo by Mohabbot ac is licensed under CC-BY-SA-3.0

Deskripsi Meta (Meta Description)

Deskripsi meta atau meta description adalah deskripsi isi dari halaman website. Dalam praktiknya, deskripsi meta merupakan satu paragraf singkat yang akan digunakan oleh Google (atau mesin pencari lain) untuk ditampilkan pada hasil pencarian. Dulu, SEO dilakukan untuk mencari deskripsi yang “sempurna,” seperti kerapatan kata kunci, tanda baca, jumlah karakter, dll. Tetapi hal ini sekarang sudah usang.

Saat ini hal yang paling penting adalah memastikan tidak ada konten deskripsi meta yang duplikat (sama persis). Saat ini, tanpa deskripsi meta-pun Google dapat menghasilkan snippet deskripsi yang cukup relevan dengan query dan isi halaman website. [4] Fokuslah untuk hal yang lebih penting dari berlama-lama membuat meta deskripsi yang sempurna.

Lalu bagaimana cara membuat deskripsi meta yang baik? Caranya adalah: [5]

  • Membuat deskripsi meta ditujukan untuk meningkatkan klik pengguna. Tulis sesuatu yang menarik perhatian, tetapi masih tetap relevan.
  • Ikut memasukkan kata kunci situs web, tetapi jangan mengulang-ulang.
  • Tidak lebih dari 150 sampai 160 karakter. Kadang, Google menyertakan informasi tanggal artikel diterbitkan, sehingga hanya dapat menampilkan 135 sampai 145 karakter tanpa terpotong.
<!DOCTYPE html>
<html>
  <head>
	<meta name="description" content="Panduan optimasi meta tag ini membahas semua hal penting tentang optimisasi metadata SEO, yaitu: judul, deskripsi meta, dan kata kunci meta."/>
  </head>
  <body>
  </body>
</html>

Kata Kunci Meta (Meta Keywords)

Dulu, kata kunci meta atau meta keywords sangat populer dalam SEO. Tetapi sekarang (sudah beberapa tahun yang lalu), sebagian besar mesin pencari sudah tidak lagi peduli dengan kata kunci meta. [6] Lalu mengapa website KuBisnis masih menggunakan kata kunci meta? Ini dilakukan tidak dalam rangka untuk optimalisasi SEO, tetapi untuk membantu penulis agar lebih memiliki fokus pada topik yang telah dipilih. Apabila kita ingin menuliskan meta keywords, pastikan tidak melakukan spamming kata kunci. Gunakan meta keywords seperti ketika kita menulis kata kunci pada abstract karya ilmiah.

<!DOCTYPE html>
<html>
  <head>
	<meta name="keywords" content="optimisasi meta, deskripsi meta, meta keywords"/> 
  </head>
  <body>
  </body>
</html>

Kesimpulan dan Saran

Pada panduan optimasi meta tag situs web ini dituliskan agar semakin banyak situs web yang berkualitas; tidak memandang SEO adalah trik untuk memanipulasi mesin pencari, tetapi lebih kepada memberikan konten yang relevan pada pengguna. Apabila seseorang ingin situs webnya menjadi nomor satu dalam pencarian Google (atau mesin pencari lain), maka yang nomor satu harus ia lakukan adalah membuat konten yang berkualitas. Ingatlah saat ini sudah tidak lagi ada tips dan trik untuk mengakali Google, apabila ia berhasil, itu hanya sementara saja sebelum di-blacklist.

Setelah memastikan website anda memiliki konten yang bagus, anda barulah dapat melakukan optimisasi meta tag. Pada judul, tuliskan query dari pengguna, dan isikan deskripsi yang menarik untuk diklik oleh pengguna. Namun demikian, SEO bukan segala-galanya, akan menjadi tidak berguna apabila tidak ada konversi ketika pengunjung sudah berada di situs web anda. Tidak ada gunanya juga apabila situs web anda memiliki rangking SERP yang tinggi, tetapi anda tidak merasa cocok dengan judul yang tertulis pada halaman web anda.

Referensi
  1. Google Webmasters, 2012, “How much time should I spend on meta tags, and which ones matter?,” Youtube, https://www.youtube.com/watch?v=RBTBEfd7z_Y (accessed February 4, 2016).
  2. Google Webmasters, 2014, “How does Google choose titles for search results?,” Youtube, https://www.youtube.com/watch?v=L3HX_8BAhB4 (accessed February 4, 2016).
  3. “Title Tag – Learn SEO,” SEOmoz, Inc., https://moz.com/learn/seo/title-tag (accessed February 4, 2016).
  4. Google Webmasters, 2013, “Is it necessary for every page to have a meta description?,” Youtube, https://www.youtube.com/watch?v=W4gr88oHb-k (accessed February 4, 2016).
  5. “Meta Description – Learn SEO,” SEOmoz, Inc., https://moz.com/learn/seo/meta-description (accessed February 4, 2016).
  6. Google Webmasters, 2009, “Google does not use the keywords meta tag in web ranking,” Youtube, https://www.youtube.com/watch?v=jK7IPbnmvVU (accessed February 4, 2016).

Kutip artikel ini:
Kontributor KuBisnis, 2016, "Panduan Optimasi Meta Tag Situs Web | SEO #2," Artikel KuBisnis, https://www.kubisnis.com/panduan-optimasi-meta-tag-situs-web-seo-2/ (diakses pada 13 Dec 2018).

Artikel Terkait:

Artikel ini bukan yang Anda butuhkan?
Anda bisa mengirimkan saran pada KuBisnis di akun fb/twitter/google kami di @KuBisnis.
Topik dengan voting komentar terbanyak akan mendapatkan prioritas dibuatkan artikel.