Cara Meningkatkan Motivasi Kerja Diri Sendiri


Laman ini adalah tampilan standar. Akses versi seluler cepat laman ini di: Cara Meningkatkan Motivasi Kerja Diri Sendiri (untuk menghemat pemakaian data).

Pada artikel sebelumnya, kita telah membahas motivasi intrinsik dan cara menggunakan konsepnya untuk meningkatkan motivasi diri. Sekarang, kita akan membahas lebih lanjut mengenai cara meningkatkan motivasi kerja pribadi (pada diri sendiri); bukan motivasi kerja dalam organisasi secara keseluruhan. Apabila anda kurang termotivasi, tidak semangat, kurang gairah dalam bekerja, maka artikel ini mungkin dapat memberikan anda konsep untuk meningkatkan motivasi kerja anda pada apapun jenis pekerjaan anda.

Daftar isi

Artikel ini membahas cara meningkatkan motivasi kerja pribadi, yaitu dengan (1) Memahami makna dari alasan dan tujuan dalam pekerjaan; (2) Membangun identitas diri dan kebanggaan; dan (3) Menggunakan rasa cinta daripada rasa takut untuk bekerja.

Memahami Makna dari Alasan dan Tujuan dalam Pekerjaan

Setiap organisasi pasti memiliki makna (en: meaning), yang dapat diketahui dari alasan dan tujuan organisasi didirikan. Begitu juga kita ada di dunia ini ingin agar hidup kita bermakna (en: meaningful). Apabila kita merasa pekerjaan kita tidak berarti, misalnya: tukang cuci piring, admin, pemasar, dll., kita tidak perlu kehilangan semangat. Kita dapat mencari tahu makna perusahaan kita, yang nantinya bisa digunakan sebagai motivasi diri dalam bekerja. Bisa jadi perusahaan tempat kita bekerja adalah perusahaan yang sangat berarti bagi masyarakat luas, sehingga sekecil apapun peran kita didalamnya, kita juga turut ambil bagian dalam memberikan makna untuk masyarakat luas. Mungkin perusahaan anda memiliki tujuan untuk menyehatkan masyarakat dengan obat, vitamin, dsb. Mungkin juga anda adalah aparatur sipil atau militer negara yang apabila tidak ada anda, negara ini akan segera hancur. Mengetahui makna ini sangat penting apabila ingin merasa nyaman dan tenang dalam bekerja. [1]

Sayangnya, mungkin kita merasa organisasi tempat kita bekerja juga tidak memiliki makna bagi masyarakat. Lalu bagaimana kita dapat merasa termotivasi dalam pekerjaan dan perusahaan yang tidak bermakna? Kasus ini mungkin yang paling sering terjadi ketika anda memilih untuk membaca artikel ini. Kita terkadang terlalu tergesa-gesa dalam menilai apa yang kita lakukan tidak bermakna. Kita sebenarnya tidak perlu terlalu muluk dalam membuat makna, seperti untuk masyarakat luas atau untuk bangsa dan negara. Apabila apa yang kita kerjakan dapat bermakna bagi istri, suami, anak, dan anggota keluarga lain, tentunya itu sudah cukup untuk menjadi motivasi pribadi dalam bekerja.

Meskipun demikian, bukan berarti kita harus selalu mensyukuri apa yang ada tanpa mencari kehidupan yang lebih baik. Akan tetapi apabila anda ingin mencari pekerjaan lain, pastikan bahwa anda akan mendapatkan makna yang lebih baik dari pekerjaan anda dan organisasi anda yang baru, dan bukan karena uang. Uang dan fasilitas lain bukanlah motivasi yang cukup efektif [2], percayalah nanti anda akan kembali membaca artikel ini apabila mencari pekerjaan baru karena motivasi ekstrinsik semata.

Membangun Identitas Diri dan Kebanggaan

Identitas adalah kekuatan terbesar dalam kepribadian manusia. Manusia memiliki kebutuhan mendalam untuk taat dan tetap konsisten tentang bagaimana mendefinisikan dirinya. [3] Seseorang mungkin merasa identitas dirinya tidak sesuai dengan pekerjaan atau perusahaan tempatnya berada saat ini, sehingga mulai kehilangan motivasi untuk bekerja. Ia juga mungkin merasa lebih baik dan lebih hebat dari rekan kerja ataupun atasannya. Namun, yang dapat mendefinisikan diri kita adalah apa yang kita lakukan, bukan apa yang sebenarnya ada dalam diri kita. [4] Sehingga, apabila seseorang malas dalam bekerja, sering datang terlambat, sering membolos, dan tidak menyelesaikan pekerjaan dengan baik. Maka itulah identitas yang ia bangun dalam dirinya.

ilustrasi-motivasi-kerja-pribadi

Ilustrasi motivasi kerja pribadi | Photo by Life-Of-Pix is not licensed (Public Domain)

Membangun identitas yang baik adalah hal yang sangat penting untuk meningkatkan kualitas diri kita, bukan untuk keuntungan perusahaan semata. Apabila kita memiliki identitas yang baik, maka kesempatan akan pekerjaan yang lebih baik akan sangat mungkin kita dapatkan. Kemudian, idealnya motivasi kerja untuk diri sendiri didapatkan apabila kita merasa bangga akan pekerjaan atau organisasi tempat kita bekerja. Namun apabila itu tidak dapat terjadi, kita masih bisa bangga terhadap identitas diri kita. Kita masih bisa merasa bangga telah melakukan tugas dengan baik walaupun menyebalkan, untuk menjaga agar dapur tetap mengepul setiap hari. Anda seharusnya bangga akan diri anda yang telah bekerja keras setiap hari, dan tetap bekerja demi membuka kesempatan yang lebih baik. Jangan membatasi diri anda hanya sebaik organisasi tempat anda berada, tetapi jadilah yang terbaik yang anda bisa.

Menggunakan Rasa Cinta daripada Rasa Takut untuk Bekerja

Motivasi kerja pribadi dapat didapatkan dari rasa cinta maupun rasa takut. Ketika rasa takut menjadikan kita egois dengan tidak (atau sedikit) memikirkan orang lain, rasa cinta membuat kita memikirkan orang lain dengan tidak (atau sedikit) memikirkan diri sendiri. [5] Rasa cinta tidak harus datang dari kecintaan terhadap pekerjaan atau kecintaan terhadap organisasi, melainkan dapat datang dari keluarga terdekat. Pernahkah anda mendengar cerita wirausahawan yang baru sukses ketika terancam tidak dapat menghidupi keluarga? Rasa cinta terhadap keluarga itulah yang dapat membuat mereka memiliki motivasi luar biasa untuk bekerja.

Setiap orang memiliki liku-liku kehidupan tersendiri. Ketika Rio Haryanto dan berbagai tokoh lain dapat berprestasi karena kecintaannya terhadap profesi yang mereka geluti, kita mungkin dapat sukses dengan kecintaan terhadap hal lain yang tidak berhubungan dengan pekerjaan. Memang sebaiknya kita mengerjakan sesuatu yang kita cintai. Akan tetapi apabila hal itu belum dapat tercapai, jangan lalu tidak produktif karena kita pasti masih memiliki sesuatu yang kita cintai sebagai motivasi. Yang terakhir apabila anda ingin beralih profesi, pastikan anda melakukan hal itu karena rasa cinta dan bukan karena uang. Percayalah nanti anda akan kembali membaca artikel ini apabila berganti profesi baru karena motivasi ekstrinsik semata.

like-fb-kubisnis

Apabila Anda menyukai artikel KuBisnis, bantu KuBisnis untuk tumbuh di www.facebook.com/KuBisnis/

Kesimpulan dan Saran

Cara ideal untuk meningkatkan motivasi kerja pada diri sendiri adalah dengan mengerjakan:

  • Pekerjaan yang bermakna
  • Pekerjaan yang dicintai
  • Pekerjaan yang sesuai dengan identitas diri
  • Pekerjaan yang membuat kita merasa bangga
  • Pekerjaan di mana kita dapat berkreasi
  • Pekerjaan yang membuat kita mendapatkan tantangan
  • Pekerjaan yang membuat kita merasa memiliki

Akan tetapi hal-hal ideal di atas mungkin hanya dapat tercapai dengan kombinasi dari (sedikit bercanda): keberuntungan, kadar keimanan seseorang, posisi planet dan bintang, fengshui, tempat dan tanggal lahir, gaya elektromagnetis, dll. Sebagian besar dari kita mungkin akan sangat sulit mendapatkan pekerjaan yang sesuai dengan daftar di atas. Meskipun demikian, hal yang terpenting adalah bagaimana kita dapat bekerja dengan kualitas terbaik yang menggambarkan identitas dan kebanggaan diri kita. Tidak peduli apakah faktor dari luar menguntungkan ataupun tidak. Bagi seorang juara, menjadi malas bukanlah pilihan. Mari kita terus bekerja, kerja, dan kerja!

Referensi
  1. TED, 2013, “Dan Ariely: What makes us feel good about our work?,” Youtube, https://www.youtube.com/watch?v=5aH2Ppjpcho (accessed March 21, 2016).
  2. Kontributor KuBisnis, 2016, “Cara Meningkatkan Motivasi Diri | Motivasi Intrinsik,” Artikel KuBisnis, https://www.kubisnis.com/cara-meningkatkan-motivasi-diri-motivasi-intrinsik/ (accessed March 21, 2016).
  3. Success Resources Australia, 2012, “Anthony Robbins: Design Your Life – Defining Your Identity,” Youtube, https://www.youtube.com/watch?v=_84BK8lIBIA (accessed March 21, 2016).
  4. Knapp, A., 2012, “Five Leadership Lessons From Christopher Nolan’s Batman Trilogy,” Forbes, http://www.forbes.com/sites/alexknapp/2012/07/30/five-leadership-lessons-from-christopher-nolans-batman-trilogy/ (accessed March 21, 2016).
  5. TEDx Talks, 2012, “TEDxWestlake – Greg McEvilly – The motivation for everything,” Youtube, https://www.youtube.com/watch?v=wfCZYvqVFKM (accessed March 21, 2016).

Kutip artikel ini:
Kontributor KuBisnis, 2016, "Cara Meningkatkan Motivasi Kerja Diri Sendiri," Artikel KuBisnis, https://www.kubisnis.com/cara-meningkatkan-motivasi-kerja-pribadi/ (diakses pada 18 Jul 2018).

Artikel Terkait:

Artikel ini bukan yang Anda butuhkan?
Anda dapat mengisi komentar di bawah untuk memberitahu kami topik atau judul artikel yang Anda inginkan.
Anda juga bisa mengirimkan komentar pada KuBisnis di akun fb/twitter/google kami di @KuBisnis.
Topik dengan voting komentar terbanyak akan mendapatkan prioritas dibuatkan artikel.

Tinggalkan sebuah komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kode Verifikasi * Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.